Mahasiswa Teknokrat Ciptakan Alat Pakan Ikan Otomatis

Mengusut ikan di akuarium atau kolam ikan tapi tidak sempat memberinya makan? Tenang, anak didik Akademi Tinggi Teknokrat Lampung telah menempatkan alat memberi pakan ikan secara automatis atau yang disebut demand feeder. Merupakan Adi Saftori, murid D3 Muslihat Komputer Sekolah tinggi Tata usaha Informati & Komputer Teknokrat yang terkena alat ini. Menurutnya budi daya ikan sangat diminati sebagian peternak karena pasarnya terus Berbuah Sebagai lele, taruh kata salah satu hewan budi daya, perlu diperhatikan waktu amal pakan dan berat pakan yang sesuai agar ikan tersebut mendapatkan makanan sebagai Runtut Sehingga dapat mengangkat kesuburan dari buatan budi daya itu.

“Keterlambatan serta ketidakmerataan dalam derma pakan pula dapat menjelmakan seluruh ikan mengantongi kelambatan pertumbuhan, Champion Campus sementara beberapa lain dapat bersemi dengan sangat pesat,” Katanya Tidak semua orang, lanjutnya, bisa mewakafkan pakan ikan sesuai Haluan kebijakan Kian bila mereka memiliki kolam banyak. Inilah yang menunda penemu muda ini mencari cara membagi kerja beberapa budidaya sembari mengatur batas hidup untuk sector inovasi sistem suporter di tenggang tersebut.

Dia merangcang satu buah alat dengan sistem yang berfungsi untuk menerbitkan jadwal makan melalui Motor Servo DC agar dapat menanggalkan dan mengucup pintu gerbang pakan ikan. Terkecuali itu, alat pakan ini dikontrol oleh Mikrokontroler atmega-16 agar dapat memeriksa waktu memberi makan sebagai automatic sesuai dengan yang kita harapkan. “Alat ini di inginkan lebih efisien, maka tidak butuh intervensi Pengikut ungkap Adi.

image

Orang nomor 1 Akademi Tinggi Teknokrat, Nasrullah Yusuf Menaikkan mahasiswa Teknokrat memang telah repetitif kali mengarang penemuan-penemuan baru, pertama robot. Beberapa waktu lalu, siswa serta tamat berhasil mengeluarkan Cowok yang menggampar bedug. Robot yang dikasih nama Asmaul Yusuf itu dibuat seukuran dengan tubuh pengikut Besar

Siswa Teknokrat Ciptakan Penghabisan Otomatis

Jurusan semua pencuri semakin Ahli karena itu mesti dipikirkan bagaimana caranya agar rumah tetap terpelihara dari sejumlah Perampok Murid Perguruan Tinggi Teknokrat ciptakan kunci pintu otomatis untuk merawat keamanan isi rumah dari penyelenggara Kriminal Karyanya ini bahkan merendahkan pemilik rumah untuk mengontrol kunci pintu gerbang dikala lupa mencukupi pintu.

Ardi Maryanto, anak didik Teknik Komputer Akademi Tata usaha Informatika & Pc (AMIK) Teknokrat, biasa disapa Ardi, mengancang sistem keamanan pintu gerbang dengan teknologi RFID (Radio Frequency Identification). Daftar keamanan ini tidak mengandalkan mekanik, sedangkan menetapkan sel elektronik yang cukup sulit untuk dibobol karena selain difungsikan pengetahuan menyinggung elektronik mereka pun wajib memiliki pengetahuan dibidang pemrograman dan teknologi informasi. Berbeda dengan penutup mekanik biasa, penyudah elektronik ini menggunakan keytag RFID untuk membukanya.

Menurut Ardi, sistem ini menetapkan cip misalnya Kunci bisa bercorak perlengkapan pribadi seperti SIM, KTP, Card gantungan Penutup atau apa saja. Untuk mencetuskan Gerbang cip terselip cukup didekatkan atau diayunkan dengan RFID reader, maka gerbang pun Tersingkap Hematnya Tinggal satu kartu bisa akses untuk beberapa Pintu gerbang Jika pintu gerbang penutup di buka paksa, maka alarm dapat berbunyi.

Pemimpin Sekolah tinggi Tinggi Teknokrat Nasrullah Yusuf melafalkan memberi inspirasi berkarya bisa datang dari mana saja. Ia mengharapkan ciptaan karya siswa Teknokrat ini bisa menjadi ikutan yang lain untuk terus memakai teknologi dalam membelanjai memecahkan segala keluhan yang terbangun di masyarakat.